Asa Usul Bubble Tea yang Mendunia

Asa Usul Bubble Tea yang Mendunia

Kamu pasti sekarang sudah akrab banget dengan istilah Bubble Tea. Bahkan mungkin, kamu salah satu orang yang akan selalu menatap stan-stan atau tenant yang menjajakan bubble tea setiap ke mal. Dalam racikan teh susu yang segar itu terdapat bola-bola warna hitam, teksturnya kenyal dan rasanya manis. Yup itulah bubble tea berisi brown sugar boba yang juga disebut sebagai black pearl, si mutiara hitam.

Boba merupakan campuran susu dingin, karamel gula aren, dan mutiara tapioka. Proses memasak boba, yakni dengan memasukkan mutiara tapioka ke dalam karamel gula aren dan susu itu. Kemudian, adonan itu dibentuk bulat-bulat. Tapi kamu tahu nggak, sih, siapa yang mempopulerkannya?

Dalam sejarahnya, konon, Boba mulai muncul pada akhir 1980-an. Kemunculannya ini dicetuskan oleh suatu kedai teh di Taiwan, Chen Shui Tang, yang sudah berdiri sejak puluhan tahun silam. Mulanya, sang pendiri, Liu Han-chien fokus menjual teh oolong berkualitas. Ia kemudian mulai membuat minuman teh susu dingin yang disajikan dalam cocktail shaker alias gelas pengocok. Minuman itupun laris manis dan banyak digemari oleh anak-anak muda.

Dikutip dari artikel South China Morning Post bertajuk “History of Bubble Tea: How Boba Born of a Staff Competition in Taiwan, Became a Global Phenomenon,” kemunculan bubble tea di kedai Chen Shui Tang baru pada 1987. Awalnya putri Liu, Angela Liu Yen-Ling. menantang para pegawai kedai untuk menciptakan kreasi minuman teh, agar sejarah teh susu dingin terulang dalam versi lain. Diam-diam manajer kedai teh, Lin Hsiu-hui, menambahkan “fen yuan” atau mutiara tapioka ke dalam teh susu dingin itu.

Kemudian, Lin pun iseng-iseng menjualnya. Tak disangka minuman yang dijualnya itu langsung laris. Setelah sepekan menjualnya secara diam-diam, ia akhirnya memberi tahu Angela dan mengikutkan menu minuman itu ke dalam lomba, “Awalnya ia tidak memberi tahu ayahku, dia benar-benar menguji coba langsung pada beberapa pelanggan dan mereka menyukainya,” ungkap Angela.

Akhirnya racikan Lin ini dipilih dan dimodifikasi kembali. Mutiara tapioka ini diolah kembali dengan karamel gula merah dan susu, lalu disebut sebagai “black pearl” atau mutiara hitam, merujuk pada bentuk boba.

Dari Taiwan, bubble tea menjalar ke seluruh dunia. Dan menjadi minuman favorit anak-anak milenial. Paduan rasa teh, buah, dan susu bercampur boba ternyata banyak disukai, karena sensasi segar, nikmat, manis, dan sedikit mengenyangkan.

Nah, popularitas bubble tea ini bisa kamu jadiin peluang bisnis. Sekarang ini kan banyak banget layanan franchise, jadi kamu tinggal menyiapkan modal aja. Atau mungkin kamu sudah cukup percaya diri untuk mulai membuka bisnis dengan merek kamu sendiri? Selain bahan-bahan utama seperti teh, susu, dan bubble, kamu juga butuh banget yang namanya es batu. Sicm Tech jual berbagai macam mesin es dengan berbagai macam ukuran, nih, guys. Yuk, hubungi kita sekarang untuk order dan informasi lebih lanjut.

 

 

Sumber :
https://travel.tempo.co/read/1232567/asal-usul-bubble-tea-yang-mendunia

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *