Peluang Usaha Gula yang Menjanjikan

Peluang Usaha Gula yang Menjanjikan

Gula yang terbuat dari air tebu atau air kelapa berfungsi untuk memberikan rasa manis pada berbagai minuman dan makanan manis. Gula juga berfungsi sebagai penyedap makanan yang dapat menggantikan MSG, jika dipadukan dengan porsi garam yang tepat. Karena fungsi gula yang beragam tersebut, maka tak heran penggunannya semakin meningkat tiap tahun.

Baca juga: Camilan Manis Warna-Warni Favorit Banyak Orang

Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian mengungkapkan konsumsi gula domestik 2017 mencapai 5,07 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksi akan meningkat menjadi 5,26 juta ton pada 2021. Jumlah konsumsi yang tinggi itu membuat jenis gula pun semakin beragam, bukan hanya gula putih (gula pasir) dan gula merah saja. Beberapa jenis gula yang biasa dijual di pasaran, di antaranya:

Gula Pasir
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, gula pasir merupakan jenis gula yang populer dan paling sering digunakan sebagai penambah rasa manis dalam berbagai makanan atau minuman. Berbentuk seperti kristal halus dengan tekstur agak kasar, gula pasir terbuat dari air tebu yan direbus hingga kental kemudian dihaluskan hingga menjadi butiran gula. Gula pasir termasuk pemanis yang multifungsi karena dapat digunakan sebagai pemanis minuman, kue, penambah rasa makanan, dan bahan utama pembuatan karamel.

Thinkstock

Gula Kastor
Bila dilihat sekilas, gula kastor memiliki tampilan yang menyerupai gula halus. Bedanya gula kastor memiliki tekstur lebih halus dengan butiran-butiran halus yang masih tampak terlihat. Gula kastor sering dimanfaatkan sebagai campuran icing dan whipped cream untuk mempercantik tampilan kue.

Shutterstock

Gula Batu
Sesuai namanya, gula batu memiliki fisik menyerupai batu kristal berukuran sedang. Terbuat dari larutan air tebu yang direbus bersama air, gula batu memiliki tekstur yang sangat keras dan tidak mudah larut di dalam air.
Di Indonesia, gula batu sering dimanfaatkan sebagai pemanis pada teh dan minuman tradisional lainnya. Selain itu, gula batu juga sering disantap langsung sebagai penawar rasa pahit setelah mengkonsumsi obat atau jamu tradisional.

Thinkstockphotos

Brown Sugar
Brown sugar atau gula cokelat terbuat dari gula pasir yang dicampur molase atau sari tebu berwarna coklat gelap dengan tekstur sangat kental. Berwarna coklat dengan tekstur yang agak basah dan lengket saat disentuh, brown sugar memiliki wangi karamel yang khas.
Karena aromanya yang unik, brown sugar sering digunakan sebagai campuran berbagai kue dan roti agar hasil jadinya lebih menggugah selera. Selain itu brown sugar juga sering disajikan sebagai penambah rasa dan aroma pada kopi dan teh hangat.

Shutterstock

Gula Merah
Gula merah atau lebih dikenal dengan sebutan gula Jawa merupakan salah satu pemanis tradisional yang banyak ditemukan di Tanah Air. Berbeda dari gula pasir yang terbuat dari tebu, gula merah dibuat dari air nira atau air buah aren yang direbus hingga berubah kecoklatan.
Bertekstur agak keras, gula Jawa menjadi salah satu pemanis andalan untuk berbagai makanan tradisional seperti lopis, dodol, bolu kukus, dan lainnya. Dengan rasa tidak semanis gula pasir, gula merah juga sering dijadikan penawar rasa pahit setelah meminum jamu.

Wikimedia Commons

Gula Bubuk
Gula bubuk merupakan gula pasir yang dihaluskan sehingga tampilannya menyerupai susu putih bubuk. Dalam pembuatannya, gula pasir yang telah digiling hingga halus akan dicampur dengan tepung jagung supaya bubuk gula tidak mudah menggumpal.
Campuran tepung jagung juga membuat cita rasa gula bubuk tidak terlalu manis sehingga kurang cocok diolah menjadi minuman. Biasanya, gula bubuk digunakan sebagai garnish atau hiasan yang ditaburkan pada kue atau dessert manis lainnya.

Shutterstock

Gula Kristal
Gula kristal memiliki tampilan yang mirip gula pasir namun dengan ukuran dan tekstur yang lebih kasar. Selain itu, gula kristal juga tidak mudah meleleh saat dipanaskan. Karena sifatnya yang tidak mudah meleleh, gula kristal sering digunakan sebagai taburan aneka kue, pretzel, dan kukis. Gula kristal kerap dicampur dengan beberapa tetes pewarna makanan untuk mempercantik tampilan makanan.

Shutterstock

Jumlah konsumsi gula yang tinggi dan jenisnya yang semakin beragam juga menunjukkan kalau peluang bisnis gula akan semakin meingkat. Jenis gula yang beragam dapat memberikan Anda banyak pilihan usaha gula. Oleh karena itu, bisnis gula ini patut Anda coba. Apalagi, mendekati lebaran seperti sekarang ini, dimana banyak orang yang akan mencari gula untuk kebutuhan sembako maupun untuk membuat hidangan Idul Fitri.

Untuk menjaga kualitas gula yang Anda produksi agar tetap baik dan aman, maka perlu dikemas dengan baik pula. Kemasan plastik cocok untuk menjaga kualitas produk, karena lebih murah, mudah dibentuk dan dihias dengan design yang menarik, serta lebih ringan. Selain itu, seal kemasan juga perlu dilakukan dengan mesin yang berkualitas agar produk tidak rusak.

Sicm Tech menjual berbagai mesin kemasan yang dapat memudahkan usaha Anda. Segera hubungi kami untuk pemesanan dan info lebih lanjut. Anda juga dapat berkonsultasi dengan kami secara GRATIS.

 

Sumber: https://kumparan.com/@kumparanfood/mengenal-7-jenis-gula-dan-kegunaannya

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *